Ini alasan Wisatawan Belitung wajib mengunjungi Pulau Lengkuas

avatar belitung Tour
Belitung tour

Kebabelyuk.com - Pulau Lengkuas, tentunya sangat familiar sekali nama Pulau Lengkuas di telinga masyarakat Indonesia pada umumnya. Pulau ini mempunyai ciri khas memiliki marcusuar yang berdiri kokoh, yang mana marcusuar ini berfungsi sebagai pemandu lalulintas laut di perairan belitung.

Untuk sampai di Pulau Lengkuas, kita harus menempuh kurang lebih 45menit dengan menggunakan perahu wisata dari pantai Tanjung Kelayang. Perahu wisata tersebut dapat di sewa dengan warga pengelola biasanya untuk 1x trip dikenakan biaya sebesar Rp 500.000,-/perahu untuk kapasitas maksimal 10 orang di luar biaya live jacket dan alat snorling, untuk harga sewa live jacketnya Rp 15.000,-/pcs dan alat snorklingnya Rp 25.000,-/set (snorkel & masker).

Pulau Lengkuas memiliki banyak spot foto, salah satunya ada yang dinamakan kolam bidadari, di kolam bidadari ini para wisatawan biasanya difoto dari atas batu yang tinggi dan objeknya berbaring di tengah - tengah kolam tersebut sehingga sangat bagus sekali, di tambah lagi kejernihan air dan tumpukan batu granit yang unik tersusun secara alami menjadi hiasan kolam bidadari ini.

Biasanya para wisatawan selain berfoto - foto banyak juga yang bersantai sambil minum Es Kelapa muda yang di jual di seputaran Pulau Lengkuas, untuk harga Es Kelapanya masih sangat terjangkau kisaran Rp 25.000,-/butir Setelah puas bersantai ada hal yang tidak pernah terlewatkan di Pulau ini, yaitu bersenorkling ria dengan ribuan ikan yang manja, biasanya para wisatawan menghabiskan waktu 30menit sampai 1jam untuk bersenorkling, habis itu kembali ke pantai Tanjung kelayang.

Untuk liburan yang lebih puas yang pastinya sangat terjangkau kami merekomendasikan untuk ikut tour & travel www.kebabelyuk.com & www.belitungtour.co.id selain harganya terjangkau, tour & travel yang kami rekomendasi sangat profesional dalam pelayanannya.

Penulis : Firdaus Abu Bakar

Artikel Lainnya

Ada Goa di Pulau Kelayang, Apa benar ?
Ada Goa di Pulau Kelayang, Apa benar ?